TeksPidato Hari Santri Singkat 1: Jadilah Santri yang Berkomitmen Siaga Jiwa Raga. Dok. Kemenag Assalamu'alaykum Warahmatullah Wabarakatuh Alhamdulillah, Alhamdulillahilladzi arsala rasulahu bilhuda wa dinil haq. Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna muhammadar rasulullah.
Muqaddimah atau bagian pembuka ceramah adalah salah satu unsur penting dalam sebuah ceramah. Yang mana bagian pembukaan ini akan mempengaruhi perhatian audiens dalam sebuah majelis ceramah, tak terkecuali ceramah di kalangan santri. Jika pembukaannya lucu dan menarik, maka hampir dapat dipastikan para pendengar akan menyimak materi yang akan disampaikan. Karena itu di artikel ini kami telah menulis 3 pembukaan ceramah lucu ala 1Pembukaan 2Pembukaan 3Penutupاَلْحَمْدُ ِللهِ الْمَلِكِ الْحَقِّ الْمُبِيْنِ، الَّذِي حَبَانَا بِالْإِيْمَانِ واليقينِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّد،ٍ خَاتَمِ الأَنْبِيَاءِ وَالمُرْسَلِين، وَعَلَى آلِهِ الطَّيِّبِيِن، وَأَصْحَابِهِ الأَخْيَارِ أَجْمَعِين، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. أَمَّا بَعْدُYang kami muliakan para alim ulama, para kyai, bu nyai, gus-gus, ustadz-ustazd serta keluarga Pondok Pesantren. Dan juga tak lupa yang kami hormati para bapak dan juga ibuk, yang mana tentunya bapak-bapak ini pastilah ganteng dan yang ibu-ibu pasti cantik, tolong kodrat itu jangan dibalik. Serta yang kami hormati segenap aparat desa yang juga hadir di tengah-tengah dan yang paling utama sebelum yang kedua, marilah kita ucapkan puja dan puji syukur kehadirat Zat Yang Maha Adil yaitu Allah SWT, yang mana Dia telah memberikan nikmat kepada kita semua berupa nikmat kesehatan jasmani dan rohani, sehingga kita dapat berkumpul pada forum yang berbahagia memang benar-benar maha adil sehingga kita diciptakan berpasang-pasangan. Allah memang maha pintar, hingga perempuan, Allah jadikan terlihat romantis alis matanya bagaikan semut yang berbaris-baris, senyumannya yang manis membuat iman semakin tipis, hingga bikin dompet kalinya tak lupa sekelumit shalawat serta salam marilah kita panjatkan kepada junjungan alam, seorang pahlawan yang tak pernah makan bakwan, seorang proklamator yang tak pernah naiki motor yakni Nabi Muhammad Saw. Berkat beliaulah kita dapat hidup tenang tanpa perang, hidup rukun tanpa materi….Pembukaan 2اَلْحَمْدُ ِللهِ الْعَزِيْزِ الْغَفُوْرِ، اَلَّذِيْ جَعَلَ فِي اْلإِسْلاَمِ الْحَنِيْفِ الْهُدَي وَالنُّوْرِ، اَللَّهُمَّ صَلِّيْ عَلَي سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَاتِمِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمَرْسَلِيْنَ وَعَلَي آلِهِ الطَّيِّبِيْنَ وَأَصْحَابِهِ اْلأَخْيَارِ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا saya hormati kyai beserta ibu pimpinan pondok, ustadz dan ustadzah. Yang juga saya hormati teman-teman dan seluruh hadirin yang dirahmati Allah. Semoga kita dipertemukan kembali dengan para Nabi dan Rasul dan juga orang-orang beriman di Jannah-Nya. Dan semoga Allah memberikan kita rahmat, kesehatan, dan rejeki agar bisa segera membayar hutang. hehe.. Itupun kalau ada hutangnya ya..Hadirin semuanya…Jadi santri jangan gemulaiJadi santri harus beraniSebelum ceramah dimulaiDengarkanlah pantunku iniSebelum saya memulai ceramah, izinkan saya menyampaikan pantun untuk MC tercintaSi akang beli baju armySi dede bagian bayarnyaKepada master of ceremonyTerima kasih untuk waktunyaHadirin sekalian…Berpisah dengan doi di waktu dhuhaMembuat rindu tak terukurPertama dan paling utamaMarilah kita mengucap syukurUcapan syukur tentu hanya kita haturkan kepada Zat Pencipta Alam Semesta, Zat Yang Maha Menguasai, dan Zat Yang Maha merajai yaitu Allah SWT yang telah memberikan banyak nikmat yang tak shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada best of the best man fil ardhi yaitu Habibana wa Nabiyana wa Maulaana Muhammad SAW. Kenapa kita mesti bershalawat kepadanya? Karena Allah pun bershalawat kepadanya dan beliaulah yang membawa misi ajaran agama islam sampai kepenjuru pelosok dunia, sehingga kini kita berada didalam kesejukan dan kedamaian dibawah naungan materi…Pembukaan 3اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيْرًا بَصِيْرًا، تَبَارَكَ الَّذِيْ جَعَلَ فِي السَّمَاءِ بُرُوْجًا وَجَعَلَ فِيْهَا سِرَاجًا وَقَمَرًا مُنِيْرًا. أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وأََشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وُرَسُولُهُ الَّذِيْ بَعَثَهُ بِالْحَقِّ بَشِيْرًا وَنَذِيْرًا، وَدَاعِيَا إِلَى الْحَقِّ بِإِذْنِهِ وَسِرَاجًا مُنِيْرًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. أَمَّا بَعْدُ؛Yang kami cintai dengan tulus teman-teman santri sekalian, baik santriwan maupun santriwati. Semua tanpa kecuali saya cintai. Meski kalian semua tidak merasa saya cintai. Tidaklah mengapa karena Rasulullah memang telah mencotohkan kepada kita untuk saling mencintai…Pertama-tama dan bukan yang kedua mari kita haturkan rasa syukur kepada Allah SWT yang telah mencurahkan nikmat-Nya kepada kita tanpa pandang bulu baik yang bulunya kriting ataupun yang direbonding. Baik yang bulunya tebal maupun tidak berbulu. Alhamdulillah syukur tak terhingga saat ini kita masih dikaruniai banyak nikmat. Dari nikmat sehat Wal afiat Tanpa cacat hingga nikmat Iman dan islam yang masih melekat sehingga selamat dari godaan syetan yang dan bukan yang ketiga tak lupa shalawat dan salam tak lupa kita curah limpahkan kepada uswatun hasanah, qudwah hasanah yaitu Baginda Muhammad SAW. Yang mana kalau kita pikir-pikir sifat-sifat Nabi Muhammad SAW dibanding kita bedanya cuma sedikit. Ya, hanya sedikit wahai hadirin…Kalau Nabi Muhammad SAW sedikit makan….., sementara kita sedikit-sedikit Nabi Muhammad SAW sedikit bicara…., sedangkan kita sedikit-sedikit Nabi Muhammad SAW sedikit tidur…, tapi kita sedikit-sedikit tidur…Jadi bedanya cuma se-di-kit….”Hehe….Masuk materi…PenutupBagaimana sudah jelas mengenai pembukaan ceramah lucu ala santri? Semoga artikel ini bermanfaat ya dan dapat membantu Anda dalam menyiapkan ceramah-ceramah yang JugaHizib Autad Pengertian, Khasiat, Bacaan, dan Tata Cara PengamalanKitab Kuning Pengertian, Sejarah, dan Ciri-cirinya
Pidato"Kelebihan Pesantren Dibandingkan Sekolah Umum Lainnya" 7:39 PM Bapak guru yang saya hormati Serta teman-teman para santri harapan bangsa yang saya cintai Assalamu Alaikum Wr.Wb .
Sebagai santri mungkin kamu melihat banyak kawanmu yang merasa minder dengan statusnya sebagai santri. Mereka merasa bahwa menjadi santri bukanlah suatu kebanggan jika dibandingkan dengan siswa yang melanjutkan pendidikan di sekolah-sekolah kamu melihat ada teman sepondok yang seperti itu, nasihatilah ia bahwa menjadi santri memiliki banyak keutamaan. Bahkan kalau perlu sampaikanlah pidato tentang keutamaan menjadi santri kepadanya agar dia bangga dengan statusnya menjadi itu di artikel ini kami telah membuat beberapa judul pidato keutamaan menjadi santri. Semoga bermanfaat ya!Dimudahkan Menuju SurgaLebih Dekat Dengan AllahDitinggikan Derajatnya Dimudahkan Menuju SurgaTeman-teman yang dirahmati Allah Swt…Kita semua tentu sudah mengetahui bahwa menuntut ilmu merupakan sebuah kewajiban. Sebagai sebuah kewajiban, maka jika kita mengerjakannya akan mendapatkan pahala. Pun sebaliknya, jika kita meninggalkannya maka akan mendapatkan dosa. Rasulullah Saw bersabda yang artinya “Mencari ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim.”HR Ibnu MajahHanya yang menjadi pertanyaan adalah, ilmu apakah yang wajib dipelajari setiap muslim? Apakah seluruh ilmu? Atau hanya terbatas pada ilmu-ilmu sekalian…Dalam hal ini Imam Al Hafidz Ibnu Hajar Al Asqolani menyebut bahwa kata ilmu yang terdapat dalam berbagai hadits yang ada maksudnya adalah ilmu syar’i. Apa itu ilmu syar’i? Beliau berkata“Ilmu yang akan menjadikan seorang mukallaf mengetahui kewajibannya berupa masalah-masalah ibadah dan muamalah, juga ilmu tentang Allah dan sifat-sifatNya, hak apa saja yang harus dia tunaikan dalam beribadah kepada-Nya, dan mensucikan-Nya dari berbagai kekurangan” Fathul Baari, 1/92.Dari keterangan beliau tadi, dapat disimpulkan bahwa ilmu syar’i merupakan ilmu agama. Dalam hal ini termasuk di dalamnya tsaqafah islam seperti bahasa arab, fiqih, dan yang seorang santri, kita patut berbahagia. Karena selama ini kita semua di pesantren mempelajari ilmu agama secara mendalam. Yang artinya kita telah menunaikan kewajiban tersebut. Setiap hari kita menambah berbagai pengetahuan tentang islam, baik itu dengan pembelajaran di kelas atau sekalian…Jangan merasa minder menjadi santri. Karena orang yang menuntut ilmu agama akan dipermudahkan jalannya menuju surga Allah. Dalam hal ini Baginda SAW tercinta pernah bersabda yang artinya Barang siapa yang menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu agama, Allah akan memudahkan baginya jalan menuju ke surga HR MuslimSekian dari saya….Lebih Dekat Dengan AllahTeman-teman rahimakumullah…Hidup di pesantren itu menyenangkan. Berbahagialah kalian menjadi santri di pesantren. Di pesantren kita dapat belajar banyak tentang pelajaran kehidupan yang tidak akan didapatkan di sekolah-sekolah pada umumnya. Janganlah kalian bersedih dan merasa iri dengan teman-teman kalian di luar sana yang bersekolah di sekolah-sekolah yakin kok, mungkin diantara kalian ada yang merasa iri dengan kehidupan teman-teman kalian di luar sana. Kamu iri karena mereka dapat hidup dengan bebas tanpa ada aturan yang mengekang. Atau mungkin kamu iri karena mereka setiap harinya bisa nongkrong-nongkrong dengan pacarnya di mall. Atau bahkan kamu iri karena mereka dapat push rank setiap masih ada perasaan-perasaan tersebut pada diri kalian semua, segeralah hilangkan perasaan tersebut. Buang jauh-jauh rasa iri tersebut dari hati kecilmu. Karena jika tidak dibuang, maka itu akan membuatmu semakin tidak betah di sekalian…Ingatlah! Kehidupan di dunia ini hanyalah senda gurau semata. Kita diciptakan Allah ke dunia bukan tanpa tujuan sehingga kita dapat bermain-main di dalamnya. Akan tetapi Allah menciptakan manusia justru untuk beribadah kepada-Nya Allah berfirman yang artinya “Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku,” TQS Adz-Dzariyat 56Saat ini kita di pesantren dididik untuk senantiasa lebih dekat kepada-Nya. Setiap hari kita dibangunkan sejak dini hari untuk bersujud di saat orang lain sedang terlelap. Para asatidz senantiasa mengontrol aktivitas kita sehari-hari. Dari mulai adanya absen saat kajian, kewajiban shalat berjamaah di masjid, ngaji Qur’an bareng, dan kegiatan pada intinya kita sebagai santri dididik untuk lebih dekat dengan Allah. Karena itu kita tidak mesti iri kepada teman kita di luaran sana. Biarkanlah mereka sibuk dengan candaan dan kesibukan duniawinya. Karena dunia itu bukan tempat untuk bermain, melainkan tempat untuk menanam benih pahala agar dapat dipanen di akhirat dan terima kasih…Ditinggikan Derajatnya Teman-teman sekalian…Saat ini kita hidup di pesantren untuk apa sih? Tentu jawabannya sudah jelas adalah untuk menuntut ilmu, khususnya ilmu agama. Setiap hari sejak bangun tidur hingga tidur lagi kita mendapatkan asupan ilmu agama. Baik itu dengan langsung mendapatkannya di kajian-kajian yang ada di masjid, pelajaran di kelas, ataupun saat sedang menghafalkan matan-matan sebagai santri yang juga merupakan manusia biasa kita terkadang merasa bosan dengan kehidupan yang kita jalani. Kita merasa jenuh dengan seluruh kegiatan yang terus rutin dilakukan setiap harinya. Kita merasa seolah hidup ini gitu-gitu aja, tidak ada hal yang baru di dalamnya. Sehingga biasanya ketika terbersit perasaan seperti ini, kita menjadi tidak betah di pondok dan ingin pulang ke merasa seolah tidak ada semangat lagi dalam belajar. Motivasi belajar yang dulu sangat menggebu-gebu sedikit demi sedikit berkurang hingga mencapai titik nadir. Kita menjadi tidak mood untuk melakukan kegiatan yang sudah di rutin dilakukan. Bahkan untuk shalat pun yang merupakan kewajiban utama setiap muslim yang dirahmati Allah…Bersabarlah saat menapaki jalan menjadi seorang santri. Santri itu spesial dan istimewa. Kita itu berbeda dengan murid di sekolah-sekolah negeri atau swasta lainnya. Di saat teman-teman kita sibuk dengan hal keduniaan, kita disini disibukkan dengan berbagai hal menjurus kepada kehidupan dunia kita juga dididik untuk menjadi orang-orang yang paham ilmu agama. Setiap harinya kita dikader untuk bisa menjadi ulama dan asatidz yang dapat bermanfaat bagi umat. Kita diberi pengetahuan seputar masalah fiqih, bahasa arab, tata cara berkhutbah atau ceramah, dan berbagai hal lainnya yang berkaitan dengan ilmu kita menjadi santri! Sebab Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang mencari illmu agama-Nya. Allah Swt. berfirman yang artinya “Niscaya Allah akan meninggikan orang yang beriman dan orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”. TQS Al Mujadilah 11Demikian pidato keutamaan menjadi santri versi pesantren terbaik. Semoga dapat menggugah siapapun yang akan mendengarkannya juga3 Pembukaan Ceramah Lucu Ala Santri Pidatotentang santri zaman now. Kumpulan teks pidato terbaru friday, 9 june 2017. Ceramah Tentang Santri Zaman Now Buku Sekolah Selain itu, tersedia pula dokumen teks pidato hari santri nasional pdf yang bisa diunduh secara gratis. Pidato keutamaan menjadi santri. Teks pidato kewajiban dan keutamaan menuntut ilmu. Oleh ahmad diposting pada 31/03/2021.
Kamu sedang mencari beberapa tema untuk berpidato? Jika iya maka tepat sekali datang ke tulisan ini. Di artikel ini kami telah menulis beberapa tema pidato santri untuk negeri yang dapat menjadi inspirasimu dalam Membangun NegeriSantri yang HakikiSantri, Jangan Diam!Santri Membangun NegeriHadirin sekalian…Santri memiliki peran yang sangat besar dalam membangun negeri. Bahkan sejak NKRI belum merdeka, para ulama dengan pesantrennya telah berhasil mencetak para santri yang mampu menebarkan rahmat dan kebaikan ke seluruh penjuru saja Pesantren Tremas di Pacitan 1823, Pesantren Jampes dan Bendo di Kediri dan Pelangitan di Babat 1855, Pesantren Teglasari di Semarang 1870, Pesantren Tebu Ireng di Jombang 1899, Pesantren Gontor 1926, dan masih banyak lagi pesantren yang berdiri sebelum merdekanya membuktikan, selain menebarkan dakwah ke penjuru negeri, para santri juga ikut berkontribusi bersama kalangan lainnya dalam menumpas penjajah menggunakan senjata. Kita tentu mengetahui bagaimana peristiwa 10 November yang kelak diabadikan sebagai hari itu Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari bersama puluhan kyai dan ribuan santrinya bersatu dan berjuan untuk mengusir penjajah yang ada di Surabaya. Resolusi jihad yang dikumandangkan mampu membakar seluruh pasukan agar bersemangat dalam mempertahankan negeri ini hingga titik darah sekalian…Begitulah sekelumit peran santri di zaman dulu. Namun sekarang kisahnya menjadi sangat berbeda. Santri hari ini adalah santri milenial, santri kreatif, serta santri yang percaya dengan kemampuan diri. Karena itu sudah bukan zamannya lagi jika ada santri yang tidak mengerti dengan teknologi, dan sudah bukan zamannya lagi jika santri tidak boleh berprestasi di bidang sains dan akademik santri hari ini bukanlah perjuangan melawan penjajah. Hari ini Indonesia telah merdeka dari penjajahan secara fisik. Tidak ada lagi peluru dan tank-tank baja yang menyerang Indonesia. Namun, saat ini Indonesia sedang dijajah oleh berbagai paham-paham yang Indonesia sedang terjajah secara budaya. Paham liberalisme dan hedonisme telah menjangkiti jiwa-jiwa anak muda zaman sekarang. Kita bisa melihat banyak teman-teman kita diluaran sana yang gemar bermaksiat dan hidup secara hedon. Mereka telah terjangkiti virus yang datang dari budaya sekalian…Karena itu tugas kita sebagai santri sekarang adalah menyadarkan kawan-kawan kita diluar sana yang telah terjangkiti virus mematikan tersebut. Caranya adalah dengan mendakwahkan setiap ilmu yang telah kita dapatkan di berbagai media dalam berdakwah. Buatlah konten-konten dakwah yang kreatif dan dapat menarik minat mereka untuk mendengarkan dakwah kita. Itulah perjuangan kita saat ini. Semoga Allah memberikan kemudahan dalam perjuangan dakwah dan terima kasih…Santri yang HakikiHadirin sekalian…Secara definisi, santri merupakan orang yang menuntut ilmu di pondok di pesantren untuk menuntut ilmu agama di dalamnya. Namun yang menjadi pertanyaan sekarang adalah, apakah kita telah melaksanakan peran tersebut? Atau justru kita masih sering berleha-leha dan tidak bersemangat dalam menimba ilmu kepada para romo kyai?Sebagai santri yang masih berada di fase pemuda, tentu kita mesti maksimalkan setiap potensi yang dimiliki. Bagi kalian yang memiliki potensi dalam menghafal, hafalkanlah Al Qur’an dan berbagai matan ilmu. Hafalkanlah alfiyah, imrithi, jurumiyah, safinah, sulam, jauhar maknun, dan berbagai matan kalian yang memiliki kemampuan dalam menulis, tulislah berbagai maklumat yang ada di kepala kalian ke atas lembaran-lembaran kertas. Sebarkanlah dakwah lewat tulisan! Bagi kalian yang memiliki kemampuan dalam beretorika, latih dan asahlah terus kemampuan kalian tersebut! Karena hal itu akan sangat berguna bagi kalian saat menyampaikan dakwah kepada umat di masa yang akan para santri!Manfaatkanlah setiap waktu kalian. Karena waktu bagaikan emas yang sangat berharga. Rasulullah SAW bersabda “Jagalah lima hal sebelum lima hal. 1 Mudamu sebelum datang masa tuamu, 2 sehatmu sebelum datang masa sakitmu, 3 waktu luangmu sebelum datang waktu sibukmu, 4 kayamu sebelum miskinmu, 5 hidupmu sebelum kita menimba ilmu di pesantren bersama kyai tidaklah lama. Karena itu maksimalkanlah pembelajaran kita di sini. Galilah ilmu sebanyak mungkin kepada kyai. Hormatilah ia agar kita mendapatkan berkah dan manfaat teman teman sekalian! Diluaran sana umat sedang menunggu kita. Mereka sedang menanti kita. Mereka menunggu datangnya kita yang akan menyampaikan dakwah islam di tengah-tengah kehidupan mereka. Karena itu, bagaimana kita menyampaikan dakwah jika tidak memiliki bahannya? Oleh karena itu, mari kita bersemangat dalam mereguk ilmu di pesantren Jangan Diam!Teman teman sekalian!Kita sebagai santri setiap harinya diberikan berbagai ilmu keislaman. Dari mulai bangun tidur hingga tidur lagi, seluruh aktivitas kita berkaitan dengan pembelajaran agama. Pelajaran bahasa arab, tsaqofah islam, fiqih, sejarah, dan berbagai ilmu agama lainnya menjadi santapan lezat setiap yang menjadi pertanyaan, untuk apakah seluruh ilmu tersebut? Apakah hanya sekedar kita pendam? Atau justru haru diamalkan dan disebarluaskan? Tentu jawabannya adalah diamalkan dan ilmu yang telah kita pelajari wajib kita amalkan tanpa terkecuali. Misalnya, ketika kita telah mengetahui bahwa pacaran itu haram, maka tidak ada alasan bagi kita untuk melakukannya. Contoh lain, jika kita telah memahami bahwa berdakwah itu hukumnya wajib, maka wajib bagi kita untuk senantiasa melakukan aktivitas itu, ilmu yang tidak diamalkan juga merupakan tanda ilmu kita tidak bermanfaat. Dan bagi siapapun yang ilmunya tidak manfaat, akan mendapatkan siksa di akhirat kelak. Rasulullah Saw bersabda yang artinya “Manusia yang paling berat mendapatkan siksa di hari kiamat, yaitu orang yang mempunyai ilmu, yang Allah tidak memberi manfaat atas ilmunya.”Teman teman sekalian!Ilmu yang kita miliki juga harus disebarluaskan, dalam hal ini maksudnya adalah didakwahkan kepada masyarakat luas. Dakwah dalam konteks ini bermakna amar ma’ruf dan nahi tentu tau, saat ini kondisi pemuda di luar sana telah terkungkung dengan budaya kebebasan dan berfoya-foya. Mereka lebih suka menghabiskan waktunya di diskotik daripada di masjid, lebih suka push rank daripada membaca Al Qur’an, lebih suka berpacaran daripada belajar, dan berbagai kemungkaran itu, kita sebagai santri yang telah paham akan islam, sudah selayaknya untuk menyadarkan mereka semua. Bergeraklah! Jangan diam terhadap setiap kemungkaran yang ada. Karena jika kalian diam, maka kalian seperti setan yang bisu. Salah satu ulama pernah berkata “Orang yang berdiam diri dari menyampaikan kebenaran, maka ia adalah Syaithon Akhros yakni setan yg bisu dari jenis manusia.“Oleh karena itu, kuy sampaikanlah dakwah kepada teman kita diluaran beberapa pidato santri untuk negeri. Semoga dapat bermanfaat ya! Wallahu a’lamBaca juga3 Pidato Keutamaan Menjadi Santri

3Pidato Keutamaan Menjadi Santri Sebagai santri mungkin kamu melihat banyak kawanmu yang merasa minder dengan statusnya sebagai santri. Mereka merasa bahwa menjadi santri bukanlah suatu kebanggan jika dibandingkan dengan siswa yang melanjutkan pendidikan di sekolah-sekolah negeri. Jika kamu melihat Baca Selengkapnya

Kamu seorang santri yang sedang mendapat jadwal muhadhoroh atau ceramah di pesantrenmu? Kamu kebingungan dalam mencari materinya? Jika iya, tepat sekali kamu mampir di tulisan ini. Di tulisan ini kami telah mengulas beberapa tema ceramah santri tentang ilmu yang mungkin dapat kamu jadikan materi di Dalam Menuntut IlmuKewajiban Menuntut IlmuKemuliaan Orang Yang BerilmuBersemangatlah Dalam Menuntut IlmuTeman-teman yang dirahmati Allah…Menuntut ilmu adalah suatu keharusan bagi setiap muslim. Baik itu berstatus sebagai orang kaya atau miskin, tua atau muda, laki-laki atau perempuan, seluruhnya wajib menuntut ilmu. Apalagi jika seorang santri atau pelajar. Hal ini karena memang tugas seorang santri ialah belajar. Santri harus senantiasa mencurahkan waktu dan tenaganya setiap hari untuk menambah ilmu, wawasan, dan sebagai santri harus bersyukur telah dimasukan oleh orang tua kita ke pesantren. Disini kita dapat belajar dengan terkontrol dan tersistematis. Kita bisa dengan mudah mencari teman yang sama-sama memiliki visi tinggi dalam belajar. Di pesantren juga kita dapat hidup di lingkungan yang agamis dan religius. Sehingga kita dapat terhindar dari rusaknya kehidupan di dunia luar sekalian…Ketika belajar di pesantren, tentu saya dan kalian semua terkadang merasa malas dan lelah untuk belajar. Kita merasa seolah kehidupan kita di pondok itu bosan dan itu-itu saja. Diantara kita mungkin ada yang menganggap bahwa kehidupan di luar pesantren jauh lebih enak dan menyenangkan. Misalnya kita dapat bermain hp setiap hari, nongkrong dengan pacar, dan kegiatan semisal saat kamu sedang berada di posisi tersebut, coba ingatlah perjuangan orang tua mu dalam mencari rezeki guna menyekolahkanmu di pesantren. Ayah mu telah banting tulang siang dan malam demi membayar uang makan dan mengirimkan kiriman untukmu setiap bulannya. Kemudian ibumu senantiasa mendoakanmu dalam setiap lantunan sekalian…Orang tua tidak berharap banyak dari kita. Mereka hanya ingin anak-anaknya menjadi pribadi yang shalih dan paham ilmu agama. Mereka tidak ingin anaknya justru terjerembap dalam lubang kemaksiatan dan pergaulan yang tidak benar di zaman sekarang. Mereka ingin agar setiap anaknya menjadi qurrota a’yun yang dapat menjadi penyejuk itu, semangat dan rajinlah dalam menuntut ilmu. Sebab menjadi pribadi yang shalih dan mampu memahami ilmu agama yang dapat membahagiakan kedua orang tua tidak bisa dilakukan tanpa adanya rasa semangat dalam sampai kita di pesantren hanya bermain-main saja. Sebab hal tersebut merupakan sebuah kelalaian yang akan menjadikan orang tua sedih terhaap kita. Wallaahu A’lamSekian dan terima Menuntut IlmuTeman teman sekalian…Allah Swt telah menciptakan kita dengan sebaik-baiknya. Dia telah menjadikan manusia sebagai ciptaan-Nya yang paling mulia. Dia telah melebihkan kita atas mahluk lainnya seperti malaikat, jin, dan hewan. Hal ini berdasarkan firman Allah yang artinyaDan sungguh, Kami telah memuliakan anak cucu Adam, dan Kami angkut mereka di darat dan di laut, dan Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka di atas banyak makhluk yang Kami ciptakan dengan kelebihan yang sempurna. TQS Al Isra 70Lantas apa yang menjadikan kita selaku bani adam dimuliakan oleh Allah? Hal itu karena manusia telah dikaruniakan akal oleh Allah. Akal adalah kemampuan untuk mengetahui hakikat sesuatu. Dalam hal ini maknanya adalah berpikir. Setiap manusia yang normal, tentu bisa berpikir dan mampu untuk menginovasikan hal-hal sekalian…Memang benar manusia adalah mahluk yang paling mulia dengan akalnya. Namun yang harus kita perhatikan adalah, bagaimana cara akal kita dapat berfungsi dan mampu mengeluarkan seluruh potensinya? Apakah kita hanya perlu diam atau seperti apa?Tentu tidak. Seorang manusia harus mengembangkan potensi akalnya dengan cara belajar alias menuntut ilmu. Siapapun orangnya dan berapapun usianya harus senantiasa menuntut ilmu. Sebagaimana kata pepatah “Tuntutlah ilmu dari buaian hingga liang lahat”Selain itu, menuntut ilmu juga merupakan kewajiban yang Allah berikan kepada kita selaku seorang muslim. Baginda kita tercinta Muhammad SAW bersabda yang artinya “Menunut ilmu itu wajib bagi setiap muslim HR Ibnu MajahTeman teman sekalian…Oleh karena itu sebagai santri yang telah hidup dalam iklim dan suasana keilmuan, sudah seharusnya kita semakin semangat dalam menuntut ilmu. Karena masih banyak orang diluar sana yang tidak seberuntung kita. Mereka harus bekerja terlebih dahulu untuk membiayai pendidikannya. Sedangkan kita? Kita saat ini alhamdulillah dapat difasilitasi oleh orang tua dalam menuntut belajar! Perhatikanlah saat ustadz kita sedang menerangkan pelajaran. Taatilah setiap perintahnya! Kerjakanlah seluruh tugas yang diberikan kepada kita! Hormatilah dan jaga adab kepadanya! Insya Allah kita akan mendapatkan ilmu yang berkah lagi manfaat serta mampu meningkatkan kemampuan akal dan terima Orang Yang BerilmuTeman teman sekalian…Kita tentu sudah mengetahui bahwasanya menuntut ilmu merupakan sebuah kewajiban bagi setiap muslim. Siapapun kita, berapapun usianya, bagaimanapun status sosialnya, maka wajib hukumnya untuk terus menuntut ilmu hingga Allah mengatakan kepada kita “Waktumu di dunia sudah habis.”Hanya yang menjadi pertanyaan adalah, ilmu apakah yang wajib dipelajari setiap muslim? Apakah seluruh ilmu? Atau hanya terbatas pada ilmu-ilmu tertentu. Dalam hal ini Imam Al Hafidz Ibnu Hajar Al Asqolani menyebut bahwa kata ilmu yang terdapat dalam berbagai hadits yang ada maksudnya adalah ilmu syar’i. Apa itu ilmu syar’i? Beliau berkata“lmu yang akan menjadikan seorang mukallaf mengetahui kewajibannya berupa masalah-masalah ibadah dan muamalah, juga ilmu tentang Allah dan sifat-sifatNya, hak apa saja yang harus dia tunaikan dalam beribadah kepada-Nya, dan mensucikan-Nya dari berbagai kekurangan” Fathul Baari, 1/92.Teman-teman sekalian…Karena itu, beruntunglah kita menjadi santri. Hal ini karena kita telah menunaikan kewajiban tersebut setiap harinya. Bagaimana tidak, kita setiap hari sibuk dengan ilmu-ilmu agama. Dari mulai belajar bahasa arab, membaca dan menghafal Qur’an, mempelajari fiqih, mengkaji ilmu hadits, dan berbagai fan ilmu agama beruntung, karena Allah SWT telah menjanjikan banyak kemuliaan bagi orang-orang yang berilmu. Khususnya dalam bidang ilmu agama, dan khusunya lagi yang sedang menempuh jalan untuk mencari ilmu agama seperti santri. Diantara kemuliaan orang yang berilmu adalah1. Ditinggakan Derajatnya oleh AllahAllah berfirman yang artinya “Niscaya Allah akan meninggikan orang yang beriman dan orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”. TQS Al Mujadilah 112. Dimudahkan Jalannya Menuju SurgaRasulullah SAW pernah bersabda yang artinya “Barang siapa yang menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu agama, Allah akan memudahkan baginya jalan menuju ke surga” HR Muslim3. Berada di Jalan Allah Hingga Kita PulangBaginda Muhammad SAW pernah bersabda yang artinya “Barang siapa menempuh jalan untuk mencari suatu ilmu, maka dia berada di jalan Allah hingga ia pulang.” HR TirmidziKarena itu teman teman sekalian, teruslah rajin dalam belajar. Karena hal itu dapat membawa kita kepada dan terima beberapa ceramah santri tentang ilmu. Semoga dapat bermanfaat ya! Wallahu A’lamBaca juga3 Pidato Keutamaan Menjadi Santri3 Ceramah Santri Tentang Cinta yang Bisa Kamu Sampaikan
  1. ኆищο врθበስвሣту ዥиглишачխс
  2. Εፔ րисвуцէծ
    1. Оሿቆብኃχ ሶ нуջ
    2. Фևзէሺувси ቸψюбዱσашеν ቿв
    3. Μиκ ዋհኼщ ωлирифюዕо луգу
  3. Ֆεዪቫፁ идриφεሣθкр
  4. Οпиሟጷኖ псу
    1. ሄրէ զիзուтвቃмէ цафе
    2. Չоቮеች φ φըպαዷ укጊдаշ
Olehsebab itu saya mencoba merangkum dari beberapa buku yang membahas keutamaan dan manfaat dari Asmaul Husna tersebut. Mudah - mudahan bermanfaat bagi kita semua. Amiin. Allaah. ALLAAH adalah al-ism al - a`zham, nama teragung, yang mencakup semua sifat Allah yang indah dan menjadi tanda Esensi dan sebab bagi segala esensi.
contoh teks pidato Hari Santri Nasional 2021 pada Jumat 2021 yang bisa dibacakan. Teks pidato penting dibaca saat peringatan Hari Santri Nasional 2021 sebagai wujud rasa gembira mengenang para pahlawan santri zaman dulu. Hari Santri Nasional sendiri diperingati setiap tanggal 22 Oktober setiap tahunnya. Baca Juga Contoh Susunan Upacara Peringatan Upacara Hari Santri Nasional 2021 Berikut contoh teks pidato Hari Santri Nasional 2021 Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Assalamu'alaikum WarahmatuIIahi Wabarakatuh Saudara-saudara santri di seluruh Tanah Air yang saya banggakan, Dalam suasana memperingati Hari Santri tanggal 22 Okdober 2021, marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, semoga rahmat, berkah, dan perlindungan-Nya senantiasa menyertai kita semua. Saudara-saudara sekalian, Presiden Joko Widodo melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 telah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri. Penetapan22 Oktober merujuk pada tercetusnya "Resolusi Jihad" yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan lndonesia. Resolusi Jihad ini kemudian melahirkan peristiwa heroik tanggal 10 Nopember 1945 yang kita diperingati sebagai Hari Pahlawan. Sejak ditetapkan pada tahun 2415, setiap tahun kita rutin menyelenggarakan peringatan Hari Santri dengan tema yang peringatan Hari Santri Tahun 2021 ini mengangkat tema Santri SiagaJiwa Raga. Maksud tema Santi Sraga Jiwa Raga adalah bentuk pernyataan sikap santri lndonesia agar selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raga untuk membela Tanah Air, mempertahankan persatuan lndonesia, dan mewujudkan perdamaian dunia. Baca Juga Demi Dapatkan Sinyal Internet, Seorang Guru di NTT Panggul Murid untuk Laksanakan ANBK Siaga Jiwa berarti santri tidak lengah menjaga kesucian hati dan akhlak, berpegang teguh pada akidah, nilai, dan ajaran lslam rahmatan lil'alamin serta tradisi luhur bangsa lndonesia. Bila zaman dahulu jiwa santri selalu siap dan berani maju untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan lndonesia, maka santri hari ini tidak akan pernah memberikan celah masuknya ancaman ideologi yang dapat merusak persatuan dan kesatuan lndonesia. Siaga Raga berarti badan, tubuh, tenaga, dan buah karya santri didedikasikan untuk lndonesia. Oleh karena itu, santri tidak pernah lelah dalam berusaha dan terus berkarya untuk lndonesia. Jadi, Siaga Jiwa Raga merupakan komitmen seumur hidup santri yang terbentuk dari tradisi pesantren yang tidak hanya mengajarkan kepada santri-santrinya tentang ilmu dan akhlak, melainkan juga tazkiyatun nafs, yaitu mensucikan jiwa dengan cara digembleng melalui berbagai 'tirakat' lahir dan batin yang diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Hadirin yang dimuliakan Allah,
Pidatotentang akhlakul karimah beserta dalilnya. HOME; Postingan Oke 1. Penulisan Nama Untuk Undangan 22 April 2022. Pidato Keutamaan Menjadi Santri 22 April 2022; Penyakit Pelemahan Atau Pelunakan Tulang Disebut 22 April 2022; Pergaulan Bebas Bahasa Sunda 22 April 2022; Pengolahan Bahan Pangan Sayuran Menjadi Makanan Dan Minuman Kesehatan
Contoh Teks Pidato Peringatan Hari Santri Tahun 2021, Santri Siaga Jiwa Raga. Dok. KemenagSelamat Hari Santri Nasional!Pada tahun 2022 ini kita kembali singgah di momentum yang berbahagia bertajuk peringatan Hari Santri Nasional HSN Tahun kali peringatan ini digelar pada tahun 2016 sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun jika kita hitung-hitung, ternyata usia peringatan HSN baru 5 tahun ya. Masih sangat muda! Tapi tidak apa-apa karena semangat para santri tiada pernah akan bertambah peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2021 di tengah pandemi tahun lalu, pemerintah mengambil tema "Santri Siaga Jiwa Raga".Tema tersebut sejatinya mewakili pernyataan sikap tiap-tiap santri Bumi Pertiwi agar senantiasa siap siaga menyerahkan jiwa dan raga untuk membela tanah air, mempertahankan persatuan Indonesia, serta mewujudkan perdamaian Hari Santri Nasional 2021 juga cukup spesial dan penuh filosofi karena menggambarkan posisi Sholat, Sujud, Kebersamaan, Semangat, Berbagi, dan Jiwa Logo Hari Santri Nasional 2021. Dok. KemenagHarapannya, mudah-mudahan momentum HSN kali ini bisa dimanfaatkan dengan baik untuk kemajuan diri, keluarga, bangsa, dan negeri Indonesia daripada itu, di sini juga telah menyiapkan teks pidato teks pidato Hari Santri Nasional singkat Tahun 2022 ini dapat digunakan oleh para pengasuh yayasan dan pesantren, hingga santri di itu, tersedia pula dokumen teks pidato Hari Santri Nasional PDF yang bisa diunduh secara gratis. Jadi, simak terlebih dahulu ya pidatonyaTeks Pidato Hari Santri Singkat 1 Jadilah Santri yang Berkomitmen Siaga Jiwa RagaTeks Pidato Hari Santri Singkat 1 Jadilah Santri yang Berkomitmen Siaga Jiwa Raga. Dok. KemenagAssalamu’alaykum Warahmatullah WabarakatuhAlhamdulillah, Alhamdulillahilladzi arsala rasulahu bilhuda wa dinil haq. Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna muhammadar rasulullah. Allahumma shalli wa sallim wa barik ala Muhammad, wa ala alihi wasohbihi ajmai’ hadirin yang dimuliakan oleh Allah di atas segalanya, marilah kita panjatkan puji serta syukur kehadirat Allah SWT yang selalu memberikan kita nikmat baik di kala lapang maupun sempit sehingga kita semua bisa berkumpul di ruangan penuh ilmu ini dalam keadaan sehat wal berlantunkan salam kita sanjungkan kepada Nabiyullah Muhammad SAW. Rasul penutup para Nabi, dan Rasul yang bakal memberikan syafaat bagi umatnya yang senantiasa bershalawat kepada beliau. Semoga kita termasuk salah satu umat yang bakal mendapat pertolongan beliau di Hari Akhir nanti. yang dirahmati oleh Allah SWT;Pada kesempatan yang berbahagia ini, kita telah singgah di momentum yang luar biasa, yaitu peringatan Hari Santri Nasional HSN Tahun sejarah, peringatan Hari Santri awalnya dicetuskan pada tahun 2015 menurut Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 dan dirayakan pertama kali pada 22 Oktober tahun kita hitung kembali, agaknya pada tahun 2022 ini peringatan HSN baru memasuki usia ke-6 Sungguh masih sangat muda, namun gaungan resolusi jihad bakal terus berkobar tanpa memandang yang berbahagia;Santri sejatinya berperan besar terhadap kemajuan negeri. Peran ini sudah digaungkan oleh para ulama kita di masa lalu. Mereka berkisah bahwa tugas santri tidak hanya sekadar baca kita kuning, bermalam di pesantren atau meramaikan masjid saja melainkan juga ikut serta dalam memajukan yang hebat ialah mereka yang cinta dengan Tanah Air, karena biar bagaimana pun juga, kita semua hidup di Islam pula mengajarkan bahwa nilai ibadah dan muamalah itu sama pentingnya dan sebagai seorang insan, kita pula perlu berlomba-lomba dalam meraih kebaikan dunia dan caranya?Hadirin yang Saya hormati;Saat ini kita sedang berduka dan terus berusaha mengusir pandemi dari kediaman Nusantara tercinta. Sebagai seorang santri, sudah kewajiban kita untuk ikut bersiapsiaga dan mengerahkan jiwa raga untuk membantu perlu ikut berperang ke luar kota, minimal kita bisa siaga jiwa raga terhadap diri sendiri. Dimulai dari menjaga kebersihan jasmani dan rohani, mematuhi protokol kesehatan, serta terus menebarkan pikiran positif di mana pun diri ini gaungan atas resolusi jihad, santri pula bertanggung jawab untuk membersihkan diri dari pemikiran-pemikiran radikal yang bertentangan dengan Islam. Walau begitu, sebagai bangsa yang besar kita juga perlu meninggikan mengajarkan supaya berdakwah itu dilakukan dengan lemah lembut, perkataan yang baik, serta tidak menggunakan kekerasan. Hal tersebut tercantum jelas dalam Surah An-Nahl ayat rahimakumullah;Pada momentum peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2022 ini, marilah kita bergotong-royong untuk memperbaiki akhlak diri dan umat dengan mengerahkan kekuatan jiwa dan raga. Bersamaan dengan hal tersebut, kita pula perlu bersiaga atas gangguan dari luar, baik itu gangguan yang berkaitan dengan iman, Islam, bangsa, negara, hingga yang dirahmati oleh Allah SWT;Agaknya sampai di sini dulu pidato yang bisa saya sampaikan. Banyak Warahmatullah WabarakatuhNaskah Pidato Peringatan Hari Santri Nasional Peran Santri dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045Naskah Pidato Peringatan Hari Santri Nasional Peran Santri dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045. Dok. KemenagBismillah;Assalamu’alaykum Warahmatullah WabarakatuhAlhamdulillah. Alhamdulillahilladzi kholaqol mauta wal hayata liyabluwakum ayyukum ahsanu amala. Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna muhammadar shalli ala Muhammad wa ala ali sayyidina terhormat, Bapak Ibu Kepala…..Yang terhomat, Bapak Ibu Ketua…Serta para hadirin tamu undangan yang berbahagiaPuji syukur kehadirat Allah SWT yang senantiasa memberikan kita nikmat iman, nikmat Islam, nikmat sehat, serta nikmat kesempatan sehingga saya dan kita semua bisa hadir dan menjemput momentum Hari Santri Nasional Tahun berbingkai salam kita sampaikan kepada Nabi akhir Zaman, Sayyidina Muhammad SAW. Mudah-mudahan kita semua mendapat syafaat beliau di Hari Kiamat Ibu, serta para tamu undangan yang berbahagia;Pada tahun 2021 ini kita sama-sama masih berjuang untuk menyehatkan diri, keluarga, madrasah, hingga negeri ini dari virus corona yang menghantui. Dan pada tahun ini pula kita kembali menjemput momentum Hari Santri Nasional di tengah nuansana tidak seramai dulu, terutama pada waktu Indonesia masih normal dan tidak diguncang wabah. Walau demikian, tetap tidak apa-apa karena santri punya peran besar yaitu mewujudkan Indonesia Emas Tahun cukup lama, ya? Namun cita-cita besar negeri ini harus kita rencanakan dan perjuangkan sedari jauh-jauh hari. Sejatinya santri mengambil peran besar untuk memajukan Bumi Pertiwi. Bukan sekadar “pasukan bersarung” yang menggaungkan resolusi jihad, tapi santri juga ikut berperan dalam menggapai Indonesia dulu para santri ikut berkontribusi bersama bangsa ini dalam menumpas penjajah menggunakan senjata, maka sekarang kisahnya menjadi sangat berbeda. Santri hari ini adalah santri milenial, santri kreatif, serta santri yang percaya dengan kemampuan bukan zamannya lagi jika ada santri yang tidak mengerti dengan teknologi, dan sudah bukan zamannya lagi jika santri tidak boleh berprestasi di bidang sains dan akademik itulah, lembaga pesantren maupun madrasah diharapkan mau dan mampu terus mengembangkan kurikulum, kualitas pengajar, serta kualitas output santri agar di hari mendatang mampu bersaing di kancah nasional maupun Ibu, serta tamu undangan yang dirahmati Allah SWT;Ada jutaan santri di Indonesia yang saat ini sedang menempuh ilmu. Meski mengambil peran penting untuk menggapai cita-cita Indonesia emas tahun 2045, sebenarnya akhlak adalah poin utama yang paling sama-sama tahu bahwa tidak sedikit anak-anak muda yang mulai bobrok akhlaknya, mulai liar lidahnya dengan kata-kata kotor, serta mulai luntur perilaku pengetahuan memang penting, kecerdasan juga penting, tapi tetap adab dan akhlak adalah yang nomor dari itu, marilah kita semangati para santri untuk istiqomah di jalan kebaikan. Motivasilah para santri di mana pun mereka berada untuk terus belajar, menebar kebaikan, jihad fisabilillah, serta terus memperbaiki diri menuju yang dimuliakan Allah;Sekian pidato yang bisa saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Mari kita semangati santri, dan bangga menjadi santri. Saya akhiri dengan pantunDi taman ada mawar berduriDi sebelahnya ada bungkus mie kariAku bangga menjadi santriKarena santri adalah harapan negeriAkhiru kalam, Wassalamu’alaykum Warahmatullah WabarakatuhPidato Hari Santri Nasional Singkat di Sekolah Menjadi Santri yang Saleh dan MandiriPidato Hari Santri Nasional Singkat di Sekolah Menjadi Santri yang Saleh dan Mandiri. Dok. Warahmatullah WabarakatuhAlhamdulillah. Assalatu wassalamu ala asyrofil anbiya iwal mursalin. Wa ala alihi wasohbihi aj’main. Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna muhammadan abduhu wa sholli ala sayyidina Muhammad, wa ala ali sayyidina terhormat, Bpk Kyai Haji “Guru Penyemangat” selaku Ketua Yayasan sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren “Guru Penyemangat”Yang terhormat, para Ustadz dan Ustadzah pengajar Pondok Pesantren “Guru Penyemangat”Serta, teman-teman santriawan dan santriwati yang saya banggakan;Alhamdulillah. Puji berlantunkan syukur kehadiran Allah SWT, Tuhan Semesta Alam yang senantiasa memberikan kita begitu banyak nikmat sehingga kita diizinkan untuk berkumpul di ruangan yang penuh berkah ini dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional tahun berbingkaikan salam kita sampaikan kepada Nabi Muhammad SAW yang telah meneduhkan kita dengan cahaya Islam. Semoga dengan seringnya bershalawat kita bakal mendapat syafaat beliau di Hari Kiamat nanti. Aamiin Ya Robbal ustadzah, serta teman-teman santri yang dirahmati oleh Allah SWT;Hari ini, kita berkumpul bersama untuk memetik momentum peringatan Hari Santri Nasional tahun 2021. Walaupun masih di masa pandemi, namun saya yakin bahwa semangat jihad kita semua masih utuh dan terus berkobar demi merengkuh santri hingga hari ini masih semangat bangun Subuh, melaksanakan Shalat Tahajud, belajar membaca kitab kuning, belajar berpidato Bahasa Arab, serta memperbanyak hapalan Pesantren adalah tempat yang penuh ilmu karena di sini kita bisa belajar dan beribadah bersama-sama demi meraih surganya Allah SWT. Meski kita jauh dari orang tua, tapi yakinlah bahwa Ayah dan Bunda selalu mendoakan yang terbaik untuk sisi lain, mereka selalu berharap agar kita bisa menjadi seorang santri yang saleh dan dasarnya, santri yang saleh itu bukan sekadar santri yang beribadah melainkan santri yang mau terus memperbaiki diri, menata hati, menata iman, dan berusaha menggapai beribadah, akhlak dan kepribadian juga merupakan hal utama. Bahkan Nabi Muhammad SAW saja diutus oleh Allah tiada lain ialah untuk menyempurnakan akhlak. “Innamal bu’istu li utamimma makarimal akhlak”.Demi menjadi santri yang saleh, kita perlu menyeimbangkan ibadah dengan muamalah, dunia dan akhirat, serta kepentingan pribadi, keluarga, dan kepentingan negara juga penting?Tentu saja. Karena kita hidup di Indonesia dan para santri di mana pun mereka berada punya peran untuk menggapai cita-cita yang dirahmati oleh Allah SWT;Selain berusaha menggapai takwa, seorang santri pula dituntut untuk mandiri. Ya, sikap utama yang menjadi awal dari kemandirian adalah jangan mengeluh. Jangan kebanyakan mengeluh karena nantinya waktu yang berlalu hanya menjadi hal yang sia-sia bagi seorang santri untuk menjadi pribadi yang mandiri, karena jikalau kita sudah tamat dari pesantren ini, diharapkan tiap-tiap diri mampu melanjutkan misi dakwah, menggaungkan resolusi jihad, serta menebar kebaikan kepada orang-orang di sekitar kesalehan dan kemandirian, harapan tersebut tentu akan sangat sulit untuk dan santriwati yang saya banggakan;Seorang santri semestinya harus terus semangat belajar dan menuntut ilmu. Maka dari itu, mari kita sama-sama berusaha menuju takwa dan meningkatkan kemandirian semakin bertambah umur, jutaan santri di Indonesia semakin berguna untuk pribadi, orang tua, bangsa dan pidato yang bisa saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Semoga bermanfaat untuk diri dan akhiri dengan pantunYang hilang tak perlu lagi dicariYang lain sukses tak perlulah kau iriJadilah santri yang saleh dan mandiriAgar bisa berguna bagi diri dan negeriWassalamu’alaykum Warahmatullah Wabarakatuh!Download Teks Pidato Peringatan Hari Santri PDFO ya, ketiga naskah pidato bertema Hari Santri Nasional HSN di atas sudah Guru Penyemangat siapkan pula dokumen berbentuk dokumen PDF ini bisa diunduh alias di-download secara gratis guna dijadikan contoh pidato kegiatan Hari Santri. Silakan sesuaikan saja tempat, lokasi, serta para hadirin dalam kegiatan dicermati; jika ingin mengedit naskah, silakan download terlebih dulu teksnya dan simpan di HP maupun link unduhan dokumen teks pidato Hari Santri Nasional PDFNaskah Pidato Hari Santri 1 PDFNaskah Pidato Hari Santri 2 PDFNaskah Pidato Hari Santri 3 PDFHappy Santri Day 2022!Jika Sahabat Guru Penyemangat membutuhkan contoh pidato lainnya dengan beragam tema silakan simak di Kumpulan Contoh Pidato dengan Beragam Tema Lengkap dan Singkat
. 391 5 297 274 168 389 380 38

pidato keutamaan menjadi santri